TUNGKU YANG TIGA (dari berbagai segi)


Sumber:
http://qartha.wordpress.com/2008/10/23/dalihan-na-tolu-dari-berbagai-segi/

SEGI BAHASA

Sebelum kita bahas mengenai dalihan na tolu ni ompunta i, ada baiknya kita pelajari terlebih dahulu bhs. Batak agar dapat kita ketahui “Apa sebenarnya arti kata Somba Marhula-hula?” Sedangkan Manat Mardongan Tubu dan Elek Marboru tidak perlu di bahas disini, karena tidak ada yang kontroversial di dalamnya.

Tonga artinya Tengah. Boras artinya beras. Monang artinya menang. Jora artinya jera. Tongkar artinya tengkar. Portibi artinya pertiwi (kalo “dunia” itu bhs. Arab). Porang artinya perang. Podangartinya pedang. Jadi kalo SOMBA?

Somba artinya SEMBAHbukan hormat Jadi kalo kita katakan arti kata Somba = Hormat, berarti kita ini lagi merusak bahasa. SANGAP lah bhs. Bataknya hormat, dan level kedua tsb sangat berbeda. Dibawah Somba-lah levelnya sangap. Sebab hanya kepada Tuhanlah kita boleh menyembah, sedangkan kepada sesama tidak boleh. Sedangkan sangap: bisa kepada Tuhan, bisa juga kepada sesama. Jadi, DIBAWAH SOMBA-LAH LEVELNYA SANGAP. Selain itu jika kita katakan Somba Marhula-hula artinya Hormat kepada
hula-hula, berarti KITA INI LAGI MERUSAK KEASLIAN ADAT ITU SENDIRI. Aslinya adalah kita harus betul-betul menyembah kepada hula-hula, tidak cukup hanya sekedar menghormati. Itulah aslina. Sebab hula-hula diyakini oleh ompunta i sebagai mual ni nasa pasupasu (sumber dari segala berkat).

SEGI IMAN
Di Kitab Kejadian 1-2 jelas kita baca bahwa: Yang menciptakan dunia ini dengan segala isinya adalah Tuhan Allah. Dia menciptakan manusia dari tanah dan setelah meninggal dunia kita akan kembali menjadi tanah. Mana ada orang yang sudah meninggal dunia kembali ke rumah hula-hulanya atau ke rumah tulangnya. Mana mau hulahula/tulang kita menerima bangkai kita yang busuk itu. Selain itu Tuhanlah yang manciptakan nasi, lauk-pauk, sayur-mayur, buah-buahan, d.n.a. Jadi Tuhan Allah-lah SUMBER DARI SEGALA BERKAT, bukan hulahula atau tulang ni batak.

SEGI MODERNITAS ORANG BATAK.

Mengenai kemajuan/modernitas suku Batak bukanlah karena kita tekun mardalihan na tolu. Datangnya para missionaris dari Eropalah yang membuat orang Batak menjadi salah satu suku bangsa yang cukup maju di Indonesia ini. Sebab disamping memberitakan Injil, mereka juga mendirikan sekolah-sekolah untuk membawa orang Batak keluar dari keterbelakangan (primitif), kegelapan, ketertutupan (terisolir) menuju kemajuan seperti yang kita lihat saat ini. Selain itu yang harus anda ketahui adalah : bahwa kedatangan para missionaris ke tanah Batak BUKANLAH KARENA ADA UNDANGAN dari ompunta sijolojolo tubu atau dari tulang ni Batak atau dari hulahula ni Batak. TUHAN YESUS-LAH YANG MENYURUH MEREKA MENINGGALKAN KAMPUNG HALAMAN MEREKA DI NEGERI YANG JAUH DI EROPA UNTUK MEMBERITAKAN FIRMAN TUHAN DI KAMPUNG KITA, BONA PASOGIT (MAT. 28:19-20).

PELAKSANAANNA

Tidak jauh berbeda dengan zaman ompunta i. HULAHULA NI BATAK MAUNYA KITA SEMBAH SEPERTI TUHAN.

KESIMPULAN

Jadi daripada kita merusak bahasa dan keaslian adat itu sendiri, mendingan KITA BUAT ADAT BATAK YANG BARU, yang berdasarkan Firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Jangan lagi berdasarkan tona ni ompunta i. Selain itu jangan kita campuradukkan antara agama dan adat ni ompunta i, seperti yang dilakukan oleh teman-teman yang ingin menggabungkan Teologi dengan dalihan na tolu. Kan diantara kita sudah banyak yang berpendidikan S2, S3, lalu kenapa kita masih berguru kepada ompunta i? Kenapa kita tidak mampu menciptakan adat yang baru padahal jenjang pendidikan kita sudah tinggi, sementara ompunta i mampu manciptakan adat batak walaupun tidak ada ijazah SDnya?

YESUSLAH GURU, bukan ompunta sijolojolo tubu (Joh. 13:13). Jika kita telah mengimani Dia sebagai Tuhan, maka kita harus membuat Dia sebagai Guru di kehidupan sehari-hari. Jangan lagi ompunta i atau pun para missionaris yang menjadi guru kita. Tugas para missionaris cuma memperkenalkan Tuhan Yesus kepada orang-orang Batak. Siapa yang berasal dari atas, diatas segalanya (Joh. 3:31).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: