Usaha Kecil dan Menengah Turut Berkembang


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2011/02/02/04205018/usaha.kecil.dan.menengah.turut.berkembang

Hal lain yang jarang diketahui soal China adalah negara ini juga memiliki kelompok perusahaan skala kecil dan menengah. Hiruk-pikuk soal arus masuk investor kelas global tak membuat negara ini kehilangan salah satu pilar ekonominya, yakni usaha skala kecil dan menengah.

Berdasarkan data yang ada secara nasional, kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) di China menyumbang 50 persen terhadap total pajak nasional. Penerimaan Pemerintah China dari pajak pada tahun 2010 adalah 7,74 triliun yuan atau setara dengan 1,7 triliun dollar AS.

UKM juga menyumbang 70 persen terhadap total ekspor nasional. Pada tahun 2010 total ekspor China mencapai 1,558 triliun dollar AS. UKM juga menyerap 80 persen dari total tenaga kerja. Berdasarkan data per September 2010, total tenaga kerja di China mencapai 780 juta orang.

Dari seluruh perusahaan di China, sebanyak 99 persen adalah usaha skala menengah dan kecil.

Ini adalah reputasi lain di balik sukses ekonomi China, yang tidak saja mengembangkan korporasi besar dan modern, tetapi juga tidak melupakan usaha skala menengah dan kecil, yang secara empiris relatif kebal krisis.

Ini adalah bagian dari napas ekonomi sosialis China yang tak melupakan akar kesetaraan.

Dari total PDB China sebesar 6 triliun dollar AS, sebanyak 92 persen adalah berkat usaha domestik, dan mayoritas dari usaha itu berasal dari usaha skala menengah dan kecil.

Keberadaan UKM ini juga merupakan pendorong dan pilar penting ekonomi China, yang membuat investor global semakin tertarik masuk. ”Keberadaan UKM memudahkan kegiatan ekonomi,” kata Prof Dr Xudong Chen yang membidangi UKM dan CSR.

Ini tentu bukan tanpa upaya bantuan pemerintah, walaupun, menurut Xudong, keberadaan UKM adalah hasil alamiah perekonomian China. Akan tetapi, dari segi kebijakan, Pemerintah China juga mendorong keberadaan UKM ini.

Mekanisme pasar di China tidak membiarkan mesin ekonomi menggilas begitu saja pihak yang lemah. Misalnya lagi, pusat perbelanjaan skala besar dibatasi dan tidak bisa berdiri sembarangan di semua tempat, yang bisa menggusur usaha kecil. (MON)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: