Dari Pai Apel hingga Herbie Hancock…


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2011/01/21/03472069/dari.pai.apel.hingga.herbie.hancock…

Jumat, 21 Januari 2011 |

Presiden Amerika Serikat Barack Obama bertekad memberikan yang terbaik untuk menyambut Presiden China Hu Jintao dalam kunjungan ke AS, 18-21 Januari ini.

Sebagai tanda AS siap membuka tahapan baru hubungan dengan raksasa Asia itu, Obama mengutus Wakil Presiden Joe Biden untuk menyambut Hu di Pangkalan Angkatan Udara Andrews, Selasa. Upacara penghormatan militer dan dentuman meriam 21 kali pun menyambut kedatangan Hu di halaman Gedung Putih.

Namun, puncak penyambutan terhadap Hu adalah jamuan makan malam kenegaraan resmi di Gedung Putih, Rabu (19/1). Jamuan makan malam kenegaraan adalah acara ”sakral” di istana presiden AS itu dan digelar hanya untuk menyambut kepala negara yang benar-benar dianggap sebagai sekutu AS.

Selama Obama menjabat presiden, jamuan kenegaraan ini baru digelar dua kali. Pertama saat menjamu Perdana Menteri India Manmohan Singh, 2009, dan kedua saat menjamu Presiden Meksiko Felipe Calderon, tahun lalu.

Dalam jamuan makan malam inilah, Obama—dan setiap presiden AS—berkesempatan menampilkan wajah terbaik AS bagi para tamu agung. Sajian makanan terbaik, hiburan terbaik, dan sederet orang terbaik di Amerika, yang dibalut busana terbaik pula.

Ibu Negara Michelle Obama, misalnya, mengenakan gaun malam merah menyala, rancangan desainer kondang Inggris, Alexander McQueen, saat mendampingi suaminya menyambut Hu di teras Beranda Utara Gedung Putih, Rabu petang.

Untuk menyambut Hu, Obama dan Michelle mengundang 225 tamu, yang mewakili sosok-sosok terbaik AS di bidang masing-masing. Mulai dari mantan Presiden Jimmy Carter dan Bill Clinton, mantan Menteri Luar Negeri Henry Kissinger, pasangan selebriti Barbra Streisand dan James Brolin, bos Microsoft, Steven Ballmer, dan pemimpin redaksi majalah mode Vogue, Anna Wintour—yang mengenakan setelan busana dari Chanel.

Secara khusus, Obama juga mengundang para tokoh keturunan China, mulai dari bintang film Jackie Chan, perancang mode Vera Wang, musisi Yo Yo Ma, hingga Judy Chu, wanita China-Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Bagian protokol China jauh hari sebelumnya secara khusus meminta hidangan klasik khas Amerika untuk malam itu. Juru masak Gedung Putih, Cristeta Comerford, menjawab permintaan itu dengan menyajikan berturut-turut: salad buah pir dengan keju dari susu kambing, lobster Maine yang direbus, steak rib eye dengan kentang isi dan bayam saus krim, serta ditutup hidangan pencuci mulut klasik: pai apel disiram es krim vanila.

Seusai bersantap, bersulang, dan bertukar pujian, para tamu pun digiring ke Ruang Timur Gedung Putih untuk sajian hiburan. Dan tak ada lagi hiburan asli Amerika yang pantas disajikan buat tamu agung kecuali musik jazz.

Maka para dedengkot jazz AS pun tampil. Mulai dari sang ikon jazz Herbie Hancock, peniup trompet Chris Botti, pianis klasik Lang Lang, hingga dua vokalis jazz peraih Grammy Award, Dee Dee Bridgewater dan Dianne Reeves. Mereka didampingi para musisi dari Thelonious Monk Institute of Jazz.

Sungguh sebuah sajian kelas satu dari Amerika.(AP/AFP/WASHINGTONPOST.COM/DHF)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: