Kasus Bom Ikut Panaskan Isu Suksesi


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2011/01/04/04373292/kasus.bom.ikut.panaskan.isu.suksesi

Selasa, 4 Januari 2011 |

Kasus serangan gereja di kota Alexandria, Sabtu (1/1), semakin menyadarkan bahwa Mesir kini sedang dalam kondisi yang sensitif.

Baru saja negeri ini menyelenggarakan pemilu legislatif, November lalu, yang dimenangi secara mutlak oleh Partai Nasional Demokrasi (NDP) yang berkuasa. Negeri itu kini sedang bersiap menghadapi pemilu presiden pada September mendatang.

Tak pelak lagi, situasi politik di Mesir semakin panas seiring dengan semakin santernya polemik soal suksesi kekuasaan mengingat usia Presiden Hosni Mubarak yang sudah mencapai 83 tahun. Elite senior NDP masih menginginkan Hosni Mubarak, yang berkuasa sejak tahun 1981, melanjutkan jabatannya sebagai presiden. Namun, elite muda NDP lebih menghendaki putra Mubarak, Jamal Mubarak (47), menggantikan ayahnya dalam pemilu presiden mendatang.

Adapun kubu oposisi menolak keras Hosni Mubarak maupun Jamal Mubarak menjabat Presiden Mesir mendatang.

Di tengah eskalasi suhu politik tersebut, tiba-tiba opini umum Mesir, pertengahan Desember lalu, dikejutkan dengan berita aksi penyusupan mata-mata Mossad (dinas intelijen luar negeri Israel) di negeri itu. Jaringan mata-mata Mossad itu melibatkan warga Mesir dan dua perwira Mossad.

Para pejabat maupun opini umum Mesir segera menyadari, tabir negerinya telah tersingkap sehingga tidak ada rahasia lagi di mata Mossad. Perjanjian damai Israel-Mesir yang sudah berusia 31 tahun (perjanjian damai Camp David tahun 1979) ternyata tidak membuat surut hasrat Israel terus mematai-matai Mesir.

Sepanjang perjalanan damai Mesir-Israel itu ternyata dipenuhi oleh gerakan mata-mata Mossad di Mesir.

Jaringan mata-mata Israel pertama yang dapat dibongkar pasca-perjanjian damai Camp David terjadi pada tahun 1985. Saat itu berhasil dibongkar jaringan mata-mata Mossad yang melibatkan sembilan orang dengan berkedok sebagai wisatawan.

Pada tahun 1986 berhasil dibongkar lagi jaringan mata-mata Mossad yang bekerja di pusat kebudayaan Israel di Kairo. Pada tahun itu pula berhasil ditangkap empat mata-mata Mossad yang berkedok sebagai wisatawan di kota wisata Sharm El Sheikh. Pada tahun 1987, empat mata-mata Mossad yang berkedok sebagai wisatawan kembali ditangkap di Sharm El Sheikh.

Pada tahun 1990 berhasil dibongkar ketika jaringan mata-mata Mossad yang melibatkan warga Mesir dan seorang perwira intelijen Mossad membujuk seorang gadis Mesir agar bergabung dengan Mossad. Gadis Mesir itu menolak dan melaporkan masalah tersebut kepada aparat keamanan.

Jaringan mata-mata Mossad di Mesir terus dibongkar hampir setiap tahun, yakni tahun 1992, 1996, 1997, 2000, 2001, 2007, dan terakhir 2010.

Belum reda entakan berita dibongkarnya jaringan mata-mata Mossad itu, tiba-tiba muncul lagi peristiwa serangan bom mobil di depan gereja di kota pantai Alexandria. Serangan itu dianggap paling serius karena untuk pertama kalinya menggunakan bom mobil di Mesir. Sebuah pola serangan yang hanya biasa dilakukan oleh dua jaringan berbahaya, yakni Mossad dan Tanzim Al Qaeda.

Mossad menggunakan bom mobil ketika membunuh komandan militer Hezbollah, Imad Mughniyeh, di Damaskus, Suriah, pada Februari 2008.

Mossad juga menggunakan bom mobil ketika membunuh ilmuwan nuklir Iran, Massoud Ali Mohammadi (50), pada Januari 2010 dan ilmuwan nuklir Iran lainnya, Majid Shahriyari, di kota Teheran pada 29 November lalu.

Adapun jaringan Tanzim Al Qaeda sudah biasa menggunakan bom mobil dalam berbagai aksi serangan di Irak.

Memang terlalu dini untuk tunjuk hidung, siapa di belakang serangan atas gereja di Alexandria itu. Namun, tidak tertutup kemungkinan, salah satu dari dua jaringan tersebut berperan, baik langsung maupun tidak langsung, dalam serangan di Alexandria itu, dengan segala motif politiknya.

Mossad punya pengalaman bisa masuk dengan mudah ke Mesir. Sementara arsitek jaringan Tanzim Al Qaeda banyak berasal dari Mesir, seperti Ayman Thawahiri, Saiful al Adel, Mustafa Hamid, dan Mustafa Abu Yazid.

(Musthafa Abd Rahman, dari Kairo, Mesir)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: