Gereja-gereja yang Mendapat Kesulitan Selama 2009


Sumber:
http://www.pgi.or.id/Penutupan2009.html

Gereja-gereja yang Mendapat Kesulitan Selama 2009

1. Gereja HKBP Cinere, Depok yang pada Maret 2009 IMB dicabut oleh Walikota Depok Nur Mahmudi dari PKS. Pihak gereja dengan pengacara menggugat perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Bandung dan kini gereja telah memenangkan perkara tersebut. 2. Gereja HKBP Parung Panjang, Bogor dirusak massa 23 Juli 2009.
3. Gereja HKBP Jakabaring, Palembang dihalang-halangi untuk mendapat IMB dan dalam hal ini FKUB ikut serta dalam aksi menolak dikeluarkannya IMB untuk gereja tersebut.
4. Gereja HKBP Ciracas, saat ibadah Natal 2009 dan Tahun Baru 2010 di gereja ini dilarang oleh warga setempat.
5. Gereja Katolik Stasi Santa Maria, Purwakarta . Gereja telah mendapat IMB tetapi karena ada demonstrasi dari kaum radikal yang tergabung dalam FPI maka Gubernur Purwakarta mencabut kembali IMB gereja. Kini pihak gereja telah mengadukan perkara ini ke PTUN di Bandung.
6. Gereja Kristen Baptis Jakarta (GKBJ) Pos Sepatan, Tangerang dengan Pdt. Bedali Hulu. Sudah lebih dari setahun gereja ini diganggu. Beberapa hari lalu dipasang spanduk menentang gereja di tempat itu. Pihak yang mengganggu ialah FPI, Hizbut Tahir, dan juga pihak lurah atau camat setempat. PGI menyarankan agar Pdt. Bedali Hulu berhati-hati dan supaya selalu berhubungan dengan pihak polisi.
7. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Semper, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan Pdt. Syaiful Hamzah, S.Th. Sang pendeta berasal dari keluarga Muslim (ayah beliau seorang haji). Dengan masuk Kristen dan menjadi pendeta beliau mendapat kesulitan dari keluarganya sendiri dan warga di sekitar. Beliau hendak diusir dari lokasi gerejanya, tetapi dengan bantuan FKKJ yang meminta perlindungan polisi dan mengirim banyak wartawan ke lokasi gereja tersebut dapat diselamatkan. Namun situasi tetap tegang. Pendeta mendapat kemajuan dalam pelayanannya. 8. Para mahasiswa STT Setia yang nasibnya masih terkatung-katung.
9. Dominikus Suprijanto, Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Dalam pemilu tahun 2008 Dominikus mendapat suara terbanyak atau menang sebagai calon dari partai PDI P namun karena dia beragama Katolik maka mendapat hambatan. Rumah Dominikus dilempari batu dan dia sendiri mendapat ancaman. Kalau mau jadi anggota DPRD kabupaten tersebut maka dia harus pindah agama dan masuk Islam. FKKJ membantu Dominikus dengan mengerahkan wartawan juga dari luar negeri. Radio Nederland sempat mewawancarai Dominikus dan menyiarkannya ke seluruh Indonesia. Juga FKKJ menghubungi pimpinan PDI P di Jakarta. Akhirnya Dominikus dilantik jadi anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat. Dia berasal dari keluarga transmigran dari Jawa tetapi Dominikus dilahirkan dan dibesarkan di Sumatera Barat.
10. Gereja Katolik Santo Johanes Baptista di Parung, Bogor. Gereja ini disuruh tutup saat akan merayakan Paska dan hingga kini nasibnya belum jelas.

Data dari Bidang Diakonia PGI, 2009.

Advertisements

One response

  1. Dominikus supriyanto itu tetangga saya di Jambak Pasaman Barat.
    Selamat telah jd anggota DPRD kab,Pasaman Barat
    Ingat setiap janji2 saat kampanye,,,pikirkan kepentingan masyarakat! ok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: