Tahap Baru Hubungan RI-Jepang


Sumber:
http://cetak.kompas.com/read/2010/11/13/02595234/tahap.baru.hubungan.ri-jepang

Sabtu, 13 November 2010 |

Koijiro Shiojiri

Pada kesempatan ini, atas nama pemerintah dan rakyat Jepang, saya ingin menyampaikan rasa simpati dari lubuk hati atas terjadinya bencana besar yang banyak merenggut nyawa manusia akibat gempa tektonik di lepas pantai Kepulauan Mentawai dan letusan Gunung Merapi.

Pemerintah Jepang telah memutuskan memberikan bantuan berjumlah maksimal 500.000 dollar AS ke Palang Merah Indonesia pada 4 November. Lalu pada 9 November Pemerintah Jepang juga memutuskan mengirimkan tiga tenaga ahli bidang aktivitas gunung berapi dan satu tenaga ahli bidang penyakit gangguan saluran pernapasan ke Yogyakarta. Mereka telah memulai aktivitas di lokasi bencana bekerja sama dengan pihak Pemerintah RI. Jepang ingin bersama-sama dengan Indonesia menghadapi kesulitan ini.

Kerja sama pada saat bencana seperti ini menggambarkan hubungan persahabatan RI-Jepang sudah berlangsung lama. Kini Pemerintah Jepang sedang berupaya lebih meningkatkan hubungan ke level dimensi yang baru. Pada 14 Oktober, pertama kalinya dalam sejarah hubungan RI-Jepang selama lebih dari 50 tahun, telah diselenggarakan ”Konferensi Ekonomi Tingkat Menteri Indonesia-Jepang” di mana para menteri perekonomian utama Indonesia dan Jepang bertemu serta berdiskusi secara luas mengenai masalah perekonomian kedua negara.

Dari pihak Indonesia hadir Menko Perekonomian, Menteri Perindustrian, Menteri Perdagangan, Menteri ESDM, dan Kepala BKPM. Adapun dari pihak Jepang hadir Menteri Luar Negeri; Menteri Perekonomian, Perdagangan, dan Industri; Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata; dan Wakil Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan.

Negara mitra yang menyelenggarakan konferensi ekonomi tingkat menteri dengan Jepang dalam bentuk ini hanya beberapa, termasuk China. Karena itu, konferensi ini dapat dikatakan peristiwa terobosan yang melambangkan dimulainya hubungan ekonomi baru RI-Jepang.

Pertumbuhan Asia

Mengapa Jepang sekarang bermaksud lebih memperdalam hubungan ekonomi dengan Indonesia? Jawabannya ada di dalam ”Rencana Strategis Pertumbuhan Baru” yang ditetapkan dalam sidang kabinet, Juni. Di situ Pemerintah Jepang membuat kebijakan jelas untuk membantu pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia pada masa depan sehingga Jepang tumbuh bersama negara-negara Asia.

Bagi Jepang, Indonesia mitra penting di Asia untuk tumbuh bersama. Pada ”Konferensi Ekonomi Tingkat Menteri Indonesia-Jepang”, kedua negara sepakat bekerja sama menuju terwujudnya enam koridor ekonomi di Indonesia.

Areal prioritas

Disepakati juga ”Gagasan Pembangunan Areal Prioritas Metropolitan Ibu Kota Jakarta (MPA)”, terdiri dari kelengkapan prasarana infrastruktur, seperti pelabuhan, bandar udara, dan sistem transportasi umum sebagai salah satu bagiannya, serta penanganan perbaikan iklim investasi. Mengenai MPA, telah disepakati pembuatan perjanjian berkaitan dengan kerangka kerja sama itu, dan dalam waktu dekat akan diselenggarakan penandatanganan dokumen perjanjian dan dimulai upaya yang mengarah ke kerja sama yang nyata.

Ini menunjukkan secara nyata tekad Jepang membantu pertumbuhan Indonesia dan ikut tumbuh bersama Indonesia. Upaya meningkatkan hubungan RI-Jepang ke dimensi yang baru tidak terbatas pada hal ini.

Pemerintah Jepang, sejak dulu, sangat menitikberatkan kemitraan dengan negara-negara yang memiliki nilai dasar yang sama, seperti demokrasi, HAM, dan penegakan hukum. Bagi Jepang, melalui kegiatan ”Bali Democracy Forum”, Indonesia jadi mitra penting untuk berbagi pandangan mengenai nilai demokrasi dan bersama-sama menyebarkannya di kawasan Asia. Dalam bidang keamanan laut, Indonesia dan Jepang, yang memiliki kepentingan sama sebagai negara kepulauan, sedang berlangsung kerja sama nyata, antara lain penguatan kapasitas Bakorkamla dan kerja sama di antara otoritas Angkatan Laut.

Kedua pemimpin negara juga memiliki minat dan komitmen tinggi berkenaan dengan masalah perubahan iklim, selain kerja sama pembuatan perencanaan nasional mengenai penanggulangan perubahan iklim (NAMA) dan National Adaptation Program of Action (NAPA) yang telah diselenggarakan sejak dulu, yang kelak dimaksudkan untuk mengembangkan kerja sama lebih nyata di bidang pelestarian hutan dan lain-lain.

Dengan demikian, kemitraan baru RI-Jepang pada masa datang akan menjadi hubungan kerja sama setara dan global, berdasarkan pada ”berbagi nilai pandang, kepentingan, dan tanggung jawab bersama”. Di bawah kemitraan tersebut, RI dan Jepang tentunya akan berpikir bersama, bekerja bersama, dan mengemban tanggung jawab bersama mewujudkan dunia yang lebih baik. Saat ini Pemerintah Jepang sedang melakukan pertimbangan menyeluruh untuk merealisasikan kemitraan baru seperti ini. Pada 13 dan 14 November APEC akan diselenggarakan di Yokohama, Jepang. Presiden Yudhoyono dan para pejabat Indonesia akan mengunjungi Jepang. Saya mengharapkan, pada kesempatan ini kemitraan baru RI-Jepang akan lebih berkembang.

Koijiro Shiojiri Duta Besar Jepang untuk RI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: