Telepon dan jujur


Tuhan, terima kasih kemarin istriku sudah meneleponku. Kabar dia dan anak kami baik-baik semuanya. Terima kasih Tuhan sudah menjaga kami dari emosi kami masing-masing. Sertailah kami selalu ya Tuhan, karena kami sama-sama masih muda dan kurang pengalaman.
Tuhan, drama pemberantasan korupsi negeriku sungguh mengerikan. Beberapa hari ini bertambah lagi aktor dan aktrisnya. Kasus yang dari awal berdiri sendiri, justru saat ini saling berhubungan. Kasus yang kecil, justru saat ini mengincar pajabat-pejabat teratas negeri ini. Ditambah juga rakyat kami dibodohi dengan adagium cicak vs buaya yang jelas-jelas istilah tersebut mengaburkan fakta bahwa mereka itu semua satu rumpun reptilia.
Tuhan, apakah yang bisa kuperbuat? Tuhan, ampunilah bangsaku dari segala dosa-dosanya. Hadirlah saat ini ya Tuhan, mendampingi para pejabat kami. Sentuhlah hati mereka untuk berbuat jujur sesuai kehendak Tuhan.
Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus kuberdoa. Amen.


Leave a Comment