Satu minggu yang lalu saya dan teman-teman satu kampus dibimbing 5 orang dosen berkunjung ke negeri jiran dalam rangka studi ekskursi.
Poin penting yang saya dapatkan selama studi ini:
“Bangsa kita juga mampu melakukan semua kemajuan-kemajuan yang sudah Malaysia dan Singapura lakukan.”
Disana kami melihat jalan-jalan yang mulus, moda transportasi seperti MRT dan subway yang berhasil, pengelolaan sampah kota yang profesional, bandar udara internasional yang sangat cantik, dan manajemen rumah sakit yang sangat efisien. Kami bertanya dan bertanya kepada masing-masing pengelola layanan umum dan membuat catatan masing-masing. Mungkin di kemudian hari catatan-catatan ini bisa kami gunakan untuk memperbaiki layanan umum di negara kita.
Dalam hatiku, aku iri dengan keberhasilan mereka. Di negaraku sendiri, semua hal ini masih di dalam mimpi. Bagaimana tidak, di Jakarta yang menjadi barometer keberhasilan pembangunan masih ditemukan jalan yang bolong, pohon pisang ditanam di tengah jalan, jalan tol yang tidak mulus, dan apalagi berbicara mengenai bandara udaranya yang sangat kumuh.
Dalam perjalanan kami berdiskusi juga diantara rombongan, apa hal Indonesia tidak bisa maju seperti mereka. Undang-undang dan produk peraturan negara ini sebagian besar sama saja dengan produk peraturan kedua negara tersebut. Dan lagipula kita sudah menerapkan otonomi daerah selama 10tahun. Kesimpulan yang kami dapat adalah negara kita berbeda dalam beberapa hal.
Yang pertama berbeda adalah dalam penerapan hukumnya kita sering kali permisif dan ujung-ujungnya rakyat dapat berkolusi dengan penegak hukum.
Perbedaan yang kedua adalah pemerintah kita cepat sekali mundur apabila rakyat memprotes kebijakan yang dikeluarkan.
Perbedaan yang ketiga adalah pemerintah kita sekaligus regulator dan eksekutor proyek.
Bangsa kita dapat maju. Itu tidak perlu lagi dibicarakan. Yang perlu dibicarakan adalah bagaimana mengubah karakter bangsa ini agar punya kepribadian sebuah bangsa yang maju dan cara berpikir bangsa yang harus selalu berpikir ke depan. Bagaimana caranya ya?



No Comments Yet